Senin, 16 September 2013

CUMA HUJAN

Lagi-lagi sore, lagi-lagi sore…….
Cuma hujan yang bisa nyébor lapangan gersang dalam sekejap
Cuma hujan yang bisa membuat pohon-pohon yang ada di fakultas terlihat lebih hijau
Cuma hujan yang bisa membuat gazebo banjir gara-gara atapnya bocor
Cuma hujan yang bisa bikin burung-burung merpati yang ada dikampus mandi secara alamiah
Cuma hujan yang bisa bikin heliped fakultas terlihat gagah ditengah-tengah fakultas
Cuma hujan yang bisa bikin dosen mata kuliah dasar umum mengurungkan niatnya untuk mengisi kuliah
Cuma hujan yang bisa bikin mahasiswa pada mejeng di balkon-balkon fakultas gara-gara gak ada dosen
Cuma hujan yang bisa bikin mahasiswa lari terbirit-birit rela basah kuyup gara-gara takut telat masuk kuliah
Cuma hujan yang bisa bikin manusia pamer payungnya yang beraneka ragam corak dan warna
Cuma hujan yang bisa bikin acara ospek tak sesuai rounddownnya gara-gara lapangan diguyur hujan dan cuaca tidak panas terik
Cuma hujan yang bisa bikin bête manusia gara-gara manusianya lupa bawa payung
Cuma hujan yang bisa bikin helm basah kuyup di parkiran gara-gara nyimpennya kebalik
Cuma hujan yang bisa bikin udara Ledeng semakin dan semakin sejuk
Cuma hujan yang bisa bikin Setiabudi semakin macet padat merayap
Cuma hujan yang bisa bikin orang galau semakin terhanyut dalam lamunan kegalauannya
Cuma hujan yang bisa bikin orang kasmaran semakin berbunga-bunga hatinya
Cuma hujan yang bisa bikin Sang Penulis Handal kepikiran Sang Penulis Dadakan
Cuma hujan yang menyimpan history romantik milik dua sejoli (bukan Galih dan Ratna)
Dan Cuma hujan yang selalu mendatangkan berkah kesejukan dalam warna-warni hidup


FPTK, Jum’at Sore, 13092013

DM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar