CUMA HUJAN
Lagi-lagi sore, lagi-lagi sore…….
Cuma hujan yang bisa nyébor lapangan gersang dalam sekejap
Cuma hujan yang bisa membuat pohon-pohon yang
ada di fakultas terlihat lebih hijau
Cuma hujan yang bisa membuat gazebo banjir
gara-gara atapnya bocor
Cuma hujan yang bisa bikin burung-burung
merpati yang ada dikampus mandi secara alamiah
Cuma hujan yang bisa bikin heliped fakultas
terlihat gagah ditengah-tengah fakultas
Cuma hujan yang bisa bikin dosen mata kuliah
dasar umum mengurungkan niatnya untuk mengisi kuliah
Cuma hujan yang bisa bikin mahasiswa pada
mejeng di balkon-balkon fakultas gara-gara gak ada dosen
Cuma hujan yang bisa bikin mahasiswa lari
terbirit-birit rela basah kuyup gara-gara takut telat masuk kuliah
Cuma hujan yang bisa bikin manusia pamer
payungnya yang beraneka ragam corak dan warna
Cuma hujan yang bisa bikin acara ospek tak
sesuai rounddownnya gara-gara lapangan diguyur hujan dan cuaca tidak panas
terik
Cuma hujan yang bisa bikin bête manusia
gara-gara manusianya lupa bawa payung
Cuma hujan yang bisa bikin helm basah kuyup di parkiran
gara-gara nyimpennya kebalik
Cuma hujan yang bisa bikin udara Ledeng semakin
dan semakin sejuk
Cuma hujan yang bisa bikin Setiabudi semakin
macet padat merayap
Cuma hujan yang bisa bikin orang galau semakin
terhanyut dalam lamunan kegalauannya
Cuma hujan yang bisa bikin orang kasmaran
semakin berbunga-bunga hatinya
Cuma hujan yang bisa bikin Sang Penulis Handal
kepikiran Sang Penulis Dadakan
Cuma hujan yang menyimpan history romantik milik dua sejoli (bukan Galih dan Ratna)
Dan Cuma hujan yang selalu mendatangkan berkah
kesejukan dalam warna-warni hidup
FPTK, Jum’at Sore, 13092013
DM
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar